![]() |
Foto bersama dengan pengurus dan anggota KTH Alue Simantok, serta rombongan |
KabarJW
– Pada 12 Oktober 2024, Mrs. See Yee Hong, delegasi dari perusahaan BIG Ocean
Dive Company yang berpusat di Kuala Lumpur, Malaysia, melakukan survei di
lokasi budidaya jernang oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Alue Simantok di Gampong
Hagu, Kecamatan Peudada, Bireuen. Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi
potensi kerja sama di bidang lingkungan dan pertanian.
Sufriadi
SP, Penyuluh Kehutanan Ahli Muda Aceh, menjelaskan bahwa hasil survei ini akan
dipresentasikan dinegaranya.
“Jika
syaratnya layak dan lokasinya disetujui, maka mereka akan kembali melanjutkan
survei pada November 2024,” ungkapnya.
Delegasi
tersebut tertarik untuk melihat berbagai aspek, termasuk program kegiatan
menarik dan potensi pertanian serta ekonomi lokal yang berpengalaman.
![]() |
Mrs See Yee Hong (menggunakan baju merah dan kacamata), Delegasi Perusahaan BIG Ocean Dive Campany, sedang melihat langsung biji jernang setelah dipanen |
Selama
kunjungan, rombongan melihat langsung bagaimana kelompok tani menjaga
kelestarian hutan dan melakukan praktik pengambilan dedak serta tes kualitas
resi jernang. Kegiatan ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya
keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam.
Diskusi
selanjutnya menggali potensi dan kendala yang dihadapi kelompok tani, di mana
See Yee Hong menyatakan kesiapan untuk mencarikan solusi.
"Saya
siap mendukung agar kegiatan penghijauan terus berjalan tanpa batas,"
tegasnya.
Rombongan
juga dihadiri oleh Shafira Maulizar, Julkifli Saputra dari Join Jul Travel
Sabang, Khairul Azmi dari Batang Trib Medan, dan Rizky Fajar dari Alaska
Bireuen.
Penyuluh
Kehutanan tersebut menambahkan, "Saya sangat mengapresiasi kunjungan ini
karena menjadi titik awal menjalin hubungan lintas internasional bersama negara
tetangga."
Setelah
menyelesaikan rangkaian kegiatan di Bireuen, tim melanjutkan survei ke Pusat
Pelatihan Gajah di Saree, Aceh Besar. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat
kerja sama dalam pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam antara
kedua negara.
[Afrizal/
Jurnalis Warga]
0 Komentar